Kragan (11/11/2021) – Kerja bakti merupakan salah satu budaya di Indonesia yang harus dilestarikan dan diterapkan, baik itu dalam lingkungan masyarakat maupun di lingkungan sekolah. Kerja bakti patut menjadi identitas budaya Indonesia karena banyak manfaatnya, diantaranya kebersamaan, kepedulian, keserasian, dan pekerjaan yang dilakukan dengan kerja bakti akan lebih cepat selesai. Budaya kerja bakti di lingkungan SMP Negeri 1 Kragan untuk membersihkan lingkungan sekolah sudah diterapkan sejak dulu. Namun, karena situasi dan kondisi pandemi, kerja bakti yang sudah mendarah daging ini berhenti sementara.

Kerja bakti membersihkan taman. (Dok. Pribadi)

Kerja bakti yang sudah menjadi ciri khas SMP Negeri 1 Kragan kini aktif dilaksanakan kembali. Gotong royong, bahu-membahu, dan saling membantu antara semua warga sekolah, baik itu siswa, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, satpam, petugas kebersihan ikut andil dalam kegiatan ini. Kerja bakti dilakukan secara rutin setelah bel jam pelajaran terakhir berbunyi. Siswa dengan semangat membersihkan lingkungan kelas dan sekitarnya dengan didampingi wali kelas masing-masing. Siswa akan mengecek kebersihan kelasnya sebelum meninggalkan sekolah, mematikan segala perangkat kelistrikan seperti lampu, kipas angin, LCD, dan lainnya. Pembiasaan ini sangat bermanfaat untuk menghemat energi dan merupakan perilaku peduli terhadap lingkungan.

Kerja bakti tak hanya dilakukan di lingkungan sekitar kelas saja, setiap hari Sabtu, kerja bakti terfokus di lingkungan sekolah secara umum seperti sanitasi, biopori, halte sekolah, lapangan upacara, green house, serta ruangan lainnya yang bukan ruang kelas.

Kegiatan kerja bakti kebersihan lingkungan ini dilakukan sebagai upaya SMP Negeri 1 Kragan memberikan lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman untuk belajar siswa. Karena lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman dapat menumbuhkan jiwa yang sehat. “Kita harus baik dan mau merawat lingkungan agar bisa memberikan kenyamanan bagi warga sekolah”, tutur Pak Dahlan Slamet sebagai kepala SMP Negeri 1 Kragan. Selain itu, kerja bakti serta menjaga lingkungan juga sebagai Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLH).